WANITA CERAMAH TAMPIL DI TV?
#DaiPendakwahMileniaTV3
Tanya :
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustadz, apa hukum wanita yang menyertai program realiti TV contohnya program menjadi Dai'e dan pendakwah yang memperagakan diri untuk ditonton khalayak ramai melalui television? Apa kata ulama kibar... Barakallahu fik...
✅Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh barakallah fikum...
Pertama Ayat Al Quran :
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى
“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyyah yang dahulu” (QS. Al Ahzab: 33).
Yang dimaksud dengan ayat ini adalah hendaklah wanita berdiam di rumahnya dan tidak keluar kecuali jika ada keperluan.
Apakah tampil di TV merupakan keperluan bagi si Fulanah❓
Allah berfirman :
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur 24 : 31).
✏Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhu dan murid-muridnya menafsirkan
إلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
‘il-laa maa Dhoharo minhaa’ (kecuali yang biasa nampak dari mereka) dengan wajah dan kedua telapak tangan. Inilah yang disepakati oleh majoriti ulama. (Dinukil dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 5: 527, terbitan Dar Ibnul Jauzi)
Dari ayat diatas muncul pertanyaan - Apakah ada wanita yang tampil di TV tanpa dandan❓
Tidak ada semenjak shahabiyah sampai isteri-isteri ulama tersohor dengan keilmuwannya tampil di depan umum "dikonsumsi" bebas oleh khalayak ramai...
Kalau dibolehkan hanya bagi khusus muslimah saja...
Namun tampil di TV... tidak ada yang selamat dari syubhat TV manakala sudah berada di depan layar maka pada dasarnya si fulanah tersebut telah mensetujui kontrak dengan Syaitan untuk mengelabui ribuaaan mata dari lelaki yang bukan mahram nya...
Allahu Musta'an... dan bagi kita untuk menjauhkan diri dari tontonan yang tidak sehat tersebut...
Menyampaikan ilmu itu haknya orang alim bukan haknya orang yang pandai bicara
Menyampaikan ilmu itu mempunyai tanggungjawab yang besar di akhirat kelak
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«مَنْ أُفْتِيَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ إِثْمُهُ عَلَى مَنْ أَفْتَاهُ»
“Barangsiapa yang bertafwa tanpa ilmu maka dosanya ditanggung orang yang berfatwa.” (Hadits Hasan: HR. Abu Dawud no. 3657, Ibnu Majah no. 53, dan Ahmad no. 8776 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata:
مَنْ عَلِمَ فَلْيَقُلْ، وَمَنْ لَمْ يَعْلَمْ فَلْيَقُلِ: اللَّهُ أَعْلَمُ، فَإِنَّ مِنَ العِلْمِ أَنْ يَقُولَ لِمَا لاَ يَعْلَمُ: لاَ أَعْلَمُ، فَإِنَّ اللَّهَ قَالَ لِنَبِيِّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «قُلْ مَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَا أَنَا مِنَ المُتَكَلِّفِينَ»
“Siapa yang tahu silahkan berbicara dan siapa yang tidak tahu katakan, ‘Allah lebih tahu,’ kerana termasuk ilmu adalah ucapan terhadap yang tidak diketahui, ‘Aku tak tahu,’ kerana Allah berfirman kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Katakanlah, ‘Aku tidak meminta upah dari kalian dan aku bukan termasuk orang yang membebani diri (menjawab setiap pertanyaan).’”
(Muttafaqun ‘Alaih: HR. Al-Bukhari no. 4774, Muslim no. 2798)
Semoga Bermanfaat
Zaki Abu Kayyisa
〰〰〰〰〰〰〰〰
Silahkan Bergabung via WA
FAWAID
Al MUWATHTHO
wa Zaidah
Akhwat : +971 566921 841
+6282122630645
Ikhwan : +971 563000 370
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153537720494795&set=a.10150342393409795.367314.804339794&type=1
No comments:
Post a Comment